Jakarta.kabarinvestigasi.co.id Siap-siap! Program Baru Jenderal Polri: Seluruh Kades dan Lurah di Seluruh Indonesia Bakal Test Urine Demi Desa Bersih Narkoba Diseluruh Indonesia.
Kabar mengejutkan sekaligus jadi angin segar bagi masyarakat desa di seluruh Indonesia. Beredar informasi program baru dari Jenderal Polri untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya: para Kepala Desa (Kades) dan Lurah di seluruh Indonesia siap-siap akan menjalani Test Urine Narkoba.
Program ini merupakan bagian dari perang besar Polri melawan narkoba yang kini semakin masif masuk hingga ke desa-desa.
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya untuk membersihkan Indonesia dari peredaran gelap narkotika.
“Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak. Negara tidak boleh kalah dengan bandar narkoba,” tegas Kapolri Suyudi Ario Seto di Jakarta, Selasa (13/10/2026). 278e
Sejak awal Oktober 2026, Polri bersama BNN, TNI, dan Pemerintah Daerah telah menggencarkan operasi terpadu di berbagai wilayah rawan narkoba. Di Jakarta Barat, Sumatera Utara, Riau, hingga Makassar, ratusan orang telah diamankan dan mayoritas positif narkoba berdasarkan hasil test urine. 278e
Kenapa Kades dan Lurah Jadi Sasaran?
Langkah test urine untuk Kades dan Lurah dinilai sangat penting. Data BNN mencatat ada sekitar 9.720 kawasan rawan narkotika di Indonesia yang tersebar di tingkat desa dan kelurahan. 149c
Desa adalah garda terdepan. Jika pemimpin desanya bersih, maka desanya akan kuat menolak narkoba.
Desakan agar seluruh institusi negara bersih narkoba juga datang dari Pakar Hukum Internasional Prof. DR. Sutan Nasomal. Ia mendesak Presiden, BNN, Polri dan TNI bersatu dan melakukan test urine secara rutin dan mendadak mulai dari Kementerian, Kantor Gubernur, Bupati, hingga ke tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan. 7253
“Indonesia harus bersih dari narkoba. Jangan hanya masyarakat yang menjadi sasaran pencegahan, tetapi lingkungan birokrasi dan aparat penegak hukum juga perlu mendapatkan pengawasan yang setara,” tegasnya.
Jika Positif, Apa Konsekuensinya?
Meski belum ada aturan teknis resmi yang dirilis Mabes Polri terkait sanksi untuk Kades/Lurah, merujuk pada program test urine serentak di tubuh Polri sendiri, tujuannya adalah untuk menjaga integritas dan memastikan seluruh aparat bersih dari penyalahgunaan narkotika. 673b
Masyarakat pun menyambut baik program ini. Warga berharap dengan adanya test urine ini, para pemimpin di desa benar-benar menjadi teladan dan Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) bukan hanya slogan.
Bagaimana menurut masyarakat di Tanah Merah dan Inhil Al? Setuju jika Kades dan Lurah di Inhil duluan yang di-test urine?,”
Ujarnya Dani Sumarno (Arpan)

