Bakinang.kabarinvestigasi.co.id.Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat menanggapi laporan penemuan jejak kaki satwa liar yang diduga kuat sebagai Harimau Sumatera. Jejak tersebut ditemukan di sekitar Jalan Lingkar Bangkinang, yang masuk dalam kawasan Hutan Raya Universitas Pahlawan Bangkinang.
Menindaklanjuti temuan ini, Tim Identifikasi BBKSDA Riau melalui Resor Kampar langsung turun ke lapangan bersama sejumlah instansi terkait. Turut hadir dalam peninjauan tersebut perwakilan dari pihak Universitas Pahlawan Bangkinang, Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar, Lurah Bangkinang Kota, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kampar.
Pemantauan langsung di lokasi dipimpin oleh Kepala Resor Kampar, Muhamad Hendri, S.H., DT. Sinao. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, tim memastikan bahwa jejak kaki yang ditemukan memang benar merupakan jejak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).
Sebagai langkah antisipasi dan perlindungan baik bagi warga maupun satwa dilindungi tersebut, tim gabungan telah mengambil beberapa tindakan taktis di lokasi:
- Pemasangan Spanduk Imbauan: Petugas memasang spanduk peringatan di sepanjang jalur yang diduga menjadi area jelajah satwa tersebut agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar lokasi.
- Pemasangan Camera Trap: Tim memasang kamera jebak (camera trap) di titik-titik strategis untuk memantau pergerakan sekaligus memastikan kepastian keberadaan satwa liar tersebut di kawasan hutan raya.
Pihak BBKSDA Riau bersama unsur Forkopimda mengimbau masyarakat, khususnya para mahasiswa dan warga sekitar Jalan Lingkar Bangkinang, untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama pada waktu sore hingga malam hari, serta menghindari aktivitas seorang diri di area pinggir hutan.

