Tanahmerah.kabarinvestigasi.co.id Lintas Agama Tanah Merah Satu Suara Berdoa & Berktiar Lawan Abrasi Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Jumat 19/9/6/2026
Saat tanah di bibir Sungai terus tergerus, kebersamaan warga Tanah Merah justru semakin kokoh. Tokoh lintas agama, pemerintah, dan aparat berkumpul di Jl. Megaria, Kel. Kuala Enok, pukul 13.30 WIB menggelar Doa Bersama Lintas Agama.
Tujuannya satu: memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa agar Kuala Enok terhindar dari musibah longsor/abrasi yang sudah menelan
Berbeda Iman, Satu Doa untuk Kuala Enok
Momen langka ini dihadiri jajaran pimpinan daerah: Kalaksa BPBD Inhil R. Arliansah,S.Si, ME; Camat Tanah Merah Mulyadi, SE., M.M;Danramil 02 Kapten Inf Delmy Armansyah;Kapolsek AKP Beny Adil Saputra, SE; Kepala KUA H. Fahrudin Rasyid, M.A; Ketua MUI M. Arsyad Rasyidin,S.Pd; Ketua PHBI Alwi Marzuki,S.Sos; Ketua LPTQ Drs. H. Alimuddin, HS; serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan personil Polsek.
Yang membuat peristiwa ini jadi perhatian: doa dipanjatkan bersama sesuai keyakinan masing-masing.
- Islam: Dipimpin Ketua MUI Kec. Tanah Merah M. Arsyad Rasyidin, S.Pd
- Buddha: Dipimpin Sdra. Sayuti Setiawan
- Kristen: Dipimpin Pdt. Ernanto Haryadi,M.Th
Pemandangan ini jadi jawaban nyata: di Tanah Merah, perbedaan tidak memecah. Justru saat musibah datang, semua bersatu.
Ikhtiar Lahir Batin: Doa Jalan, Bantuan Turun
Usai doa, bantuan sosial langsung diserahkan untuk warga terdampak:
- BPBD Kab. Inhil: 6 paket sembako
- Pemerintah Kec. Tanah Merah: 4 paket sembako
- Koramil 02 Tanah Merah: 6 paket sembako
- Polsek Tanah Merah: 8 paket sembako
Total 24 paket sembako meringankan 13 KK yang rumah dan usahanya terdampak abrasi.
“Doa Ini Ikhtiar Batin Kita”
Camat Mulyadi, SE., M.M menegaskan kegiatan ini bukan seremoni. “Doa bersama lintas agama ini wujud ikhtiar batin kita. Kami ingin mempererat persatuan antarumat beragama sambil memohon kepada Tuhan agar Tanah Merah dijauhkan dari musibah. Bagi warga terdampak longsor, mari sabar dan tabah menghadapi ujian ini,” ucapnya.
Tujuan kegiatan jelas:
- Ikhtiar batin memohon keselamatan dan perlindungan untuk Tanah Merah
- Mempererat kerukunan umat beragama dan meningkatkan ketakwaan
- Menumbuhkan kepedulian serta semangat kebersamaan menghadapi potensi bencana
Kalaksa BPBD R. Arliansah menambahkan: “Kami berikhtiar lahir dan batin. Bantuan sudah disalurkan, kajian teknis penguatan tebing juga terus berjalan.”
Pesan Moral di Tengah Abrasi
Doa bersama ini meninggalkan pesan kuat: di tengah tanah yang terus bergerak, fondasi toleransi warga Tanah Merah tidak goyah. Musibah menyatukan. Dan harapan warga kini tertuju pada doa yang dipanjatkan bersama aksi nyata pembangunan turap permanen,” Ujarnya (Arpan)

