Taput.kabarinvestigasi.co.id. Pendidikan bagi Kabupaten Tapanuli Utara Emas 2045 adalah fondasi untuk menciptakan generasi penerus yang mampu menjadikan Kabupaten Tapanuli Utara Yang Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan.
Sebagai kabupaten yang maju, berbudaya, dan berkelanjutan. Dengan mengedepankan sumber daya manusia yang berkualitas dan menguasai pengetahuan serta teknologi, merupakan fondasi utama pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara. Diharapkan generasi emas Tapanuli Utara memiliki karakter yang kuat, integritas yang baik, serta kompetensi yang tinggi dalam berbagai bidang.
Pendidikan pada tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter, kecerdasan, dan adaptasi terhadap kemajuan teknologi digital.d
Salah satu fokus utama pendidikan adalah penguatan pendidikan karakter, yang bertujuan untuk membangun manusia yang memiliki akhlak yang baik, berpikir kritis, dan memiliki keterampilan yang handal, membentuk generasi yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Target yang dicanangkan pemerintah Tapanuli Utara dibawah Kepemimpinan Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si,M.Si-Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan mewujudkan generasi emas Tapanuli Utara 2045 dengan meluaskan kesempatan akses pendidikan lebih tinggi.
Pendidikan tidak sekadar dimaknai dengan transfer akademik (keilmuan) saja, melainkan dilengkapi dengan karakter. Keseimbangan akademik dan karakter inilah yang perlu disiapkan.
Generasi Emas Tapanuli Utara 2045, generasi masa depan sebagai sumber daya manusia (SDM) mendapat perhatian serius dari Bupati Tapanuli Utara.
Mutu generasi emas akan menjadi modal dasar bagi daya saing Kabupaten Tapanuli Utara di era masyarakat berpengetahuan. Peningkatan mutu generasi emas hanya dapat dilakukan melalui pendidikan yang bermutu.
Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan Tapanuli Utara. Oleh karena itu pemerintah Tapanuli Utara dibawah kepemimpinan JTP Hutabarat- Deni Parlindungan Lumbantoruan mempersiapkan generasi emas Tapanuli Utara 2045 memberikan perhatian yang besar pada pembangunan pendidikan, berbagai terobosan kebijakan pendidikan dilakukan.
Seperti program TAPAMAJUMA (Tapanuli Utara Maretong, Manjaha, Martorsa) sebagai gerakan pembudayaan pembelajaran yang progresif di setiap jenjang pendidikan dasar di Tapanuli Utara. Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah kabupaten tapanuli utara melalui dinas pendidikan dan kebudayaan dalam meningkatkan mutu pendidikan khususnya dalam bidang numerasi dan literasi. Kemampuan maretong, manjaha dan martorsa merupakan fondasi penting dalam proses belajar siswa. Ketiga kemampuan ini menjadi bekal utama siswa menghadapi tantangan pembelajaran di jenjang yang lebih tinggi dan di masa depan. Program TAPAMAJUMA menuju generasi emas Tapanuli Utara tahun 2045.
Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Tapanuli Utara membentuk kelas unggulan di 37 (tiga puluh tujuh) sekolah SMP di Kabupaten Tapanuli Utara, mulai dari kelas VII (tujuh), VIII (delapan), dan IX(sembilan). hal ini dilakukan untuk menyaring bibit-bibit unggul di miliki di sekolah, yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti ajang atau perlombaan baik di tingkat kabupaten, tingkat provinsi, nasional dan internasional untuk membawa nama baik Kabupaten Tapanuli Utara, juga sebagai bekal persiapan bagi mereka kedepannya untuk dapat masuk ke SMA unggulan di indonesia.
Terkait sistem penerimaan murid baru (SPMB) online, dinas pendidikan dan kebudayaan telah bekerjasama dengan institut teknologi del laguboti untuk membangun aplikasi SPMB online tingkat SMP di kabupaten Tapanuli Utara. aplikasi ini telah dilakukan uji coba pada penerimaan murid baru tahun ajaran 2025/2026 bulan juli lalu di 36 (tiga puluh enam) sekolah SMP, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah menciptakan penerimaan murid baru yang objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi. dan direncanakan di tahun depan aplikasi tersebut akan dipergunakan oleh seluruh SMP di Kabupaten Tapanuli Utara
Untuk memotivasi anak didik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memberikan bantuan pendidikan bagi putra-putri terbaik Tapanuli Utara yang memperoleh prestasi akademik dan non akademik.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Salurkan Bantuan Pendidikan Kepada 774 Mahasiswa Berprestasi
1) bantuan pendidikan kepada 51 (lima puluh satu) orang siswa-siswi yang lulus ke SMA unggulan seperti Taruna Nusantara, SMA del lagu boti, SMA yayasan Soposurung Balige, SMA Matauli Pandan dan SMA Negeri 2 Lintongnihuta.
2) bantuan pendidikan kepada 2 (dua) orang siswa-siswi yang memperoleh beasiswa indonesia maju yang diterima di Universitas Davis (uc davis) dan di Universitas San Diego California, Amerika Serikat (atas nama Irene Rebyta Silitonga dan Bintang Lamjaya Siregar).
3) bantuan pendidikan non akademik kepada Xivita Atalya Saragih dari SMP Santa Lusia Siborongborong sebagai putri pelajar Indonesia Intelegensia dan Carren Nathania Purba dari SMP Santa Maria Tarutung yang berhasil mengikuti pelatihan gasing intensive program yang dilaksanakan oleh yayasan teknologi indonesia jaya.
Selain bantuan pendidikan lanjut Bupati Taput JTP hutabarat juga memberikan fasilitasi pembiayaan bagi 5 (lima) orang sis wa-siswi kelas IX (sembilan) SMP dari Kabupaten Tapanuli Utara mengikuti program pelatihan intensif dalam rangka persiapan menuju asian physics olympiad (apho) tahun 2026 dan international physics olympiad (ipho) tahun 2028 yang diselenggarakan oleh institut teknologi del bekerjasama dengan Prof. Yohanes Surya.
Untuk mendukung program 1 (satu) keluarga 1 (satu) sarjana melalui bantuan beasiswa yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Tapanuli Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menandatangani dokumen kerja sama dengan universitas terbuka pada tanggal 25 juli 2025 lalu.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kata JTP Hutabarat melanjutkan, bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai perusahaan swasta, BUMN dan BUMD di Kabupaten Tapanuli Utara dalam hal pemanfaatan dana CSR perusahaan sebesar rp. 582.257.117 (lima ratus delapan puluh dua juta dua ratus lima puluh tujuh ribu seratus tujuh belas rupiah) yang dialokasikan untuk bantuan pendidikan bagi mahasiswa-mahasiswi yang berprestasi yang kuliah di perguruan tinggi negeri tahun 2025 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 774 orang.
Sebagai salah satu sarana pendukung program pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Tapanuli Utara, perpustakaan nasional telah menyerahkan sebanyak 1.000 (seribu) buku dan 1 (satu) buah rak buku kepada pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan telah disalurkan kepada 40 (empat puluh) perpustakaan desa, 3 (tiga) taman bacaan masyarakat, dan 3 (tiga) perpustakaan rumah ibadah yang merupakan mitra TPBIS (Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial).
Untuk meningkatkan standar pelayanan bidang pendidikan kata Bupati JTP Hutabarat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah berupaya melakukan penuntasan pemenuhan sarana baik melalui APBD maupun APBN.
Target dari APBD pengadaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk 6 (enam) sekolah, pengadaan meubeleir untuk 5 (lima) sekolah dan peningkatan pra sarana bangunan 4 (empat) sekolah. kemudian upaya bantuan dari pusat telah dilaksanakan perbaikan sekolah melalui program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat melalui kementerian pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Tapanuli Utara yaitu sebanyak 92 sekolah yang terdiri dari 79 (tujuh puluh sembilan) SD dan 13 (tiga belas) SMP di Kabupaten Tapanuli Utara dengan jumlah total anggaran SD adalah sebesar Rp 50.829.257.717 (lima puluh miliar delapan ratus dua puluh sembilan juta dua ratus lima puluh tujuh ribu tujuh ratus tujuh belas rupiah) dan jumlah total anggaran SMP sebesar rp 9.453. 410.154 (sembilan miliar empat ratus lima puluh tiga juta empat ratus sepuluh ribu seratus lima puluh empat rupiah), ujar Bupati Tapanuli Utara memaparkan. (Advetorial)

