Tanahmerah.kabar investigasi. Co. id Tasyakuran & Wisuda Tahfidz Angkatan IV MTs YPI kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau
Selasa 02/06/2026
Haru dan bangga menyelimuti Madrasah Tsanawiyah Yayasan Pendidikan Islam Kuala Enok. Sekolah menggelar Tasyakuran & Penamatan Wisuda Tahfidz Angkatan IV untuk peserta didik Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026, Acara ini menjadi pengingat penting bagi para guru tentang urgensi pendidikan karakter.

Pembinaan Karakter Jadi Pesan Utama
Kepala MTs YPI Kuala Enok, Hj. Fatmawati, S.Ag menekankan bahwa sekolah adalah rumah kedua pembentukan akhlak. “Saya berpesan, berhati-hatilah memilih sekolah. Karena sekolah adalah tempat membentuk karakter dan akhlak baik anak-anak kita,” tegasnya.
Menurut beliau, prestasi akademik harus beriringan dengan akhlak mulia. Wisuda Tahfidz ini bukan sekadar seremonial, tapi bukti nyata Al-Qur’an telah menjadi pedoman hidup para siswa.
13 Hafidz Juz 30 & Bakti Siswa untuk Almamater
Momen paling membanggakan saat 13 siswa-siswi naik ke panggung sebagai penghafal Al-Qur’an Juz 30. Mereka diwisuda langsung di hadapan orang tua dan tamu undangan.
Sebagai wujud cinta kepada almamater, 102 siswa lulusan Angkatan IV juga memberikan cendera mata. “Ini bentuk cinta dan terima kasih anak-anak kepada sekolah yang telah mendidik mereka,” ujar Hj. Fatmawati.
Yayasan Adalah Aset Bersama
Ketua Yayasan Pendidikan Islam Kuala Enok, Drs. H. Alimuddin, HS menyampaikan rasa syukur. “Alhamdulillah kita bisa berkumpul di hari penuh hikmah ini. Yayasan Pendidikan Islam Kuala Enok adalah aset masyarakat. Maju mundurnya yayasan ini harus kita jaga bersama,” ucapnya.
Beliau juga mengapresiasi kerja keras pengurus yayasan, dewan guru, dan dukungan orang tua selama ini.
Dukungan Pemerintah & Tokoh Masyarakat
Hadir dalam acara: Camat Tanah Merah yang diwakili H. Ambok Tang, Kepala Desa Tanah Merah, Humas PT Pulau Sambu Kuala Enok, KAU, Kepala MAN, perwakilan SMAN 1 Tanah Merah, SMPN 1 Tanah Merah, tokoh agama Drs. H. Junadi, SH, serta tokoh masyarakat.
Acara ditutup haru. Siswa-siswi menyerahkan bunga cendera mata kepada dewan guru sebagai tanda bakti, dilanjut foto bersama dan doa bersama.
_Pesan untuk para guru yang hadir: Inilah buah dari kesabaran mendidik. Ketika ilmu, akhlak, dan Al-Qur’an diajarkan bersama, lahirlah generasi cerdas yang berkarakter.,” Ujarnya (Arpan)

