BENGKALIS. Kabarinvestigasi. Co. Id. Sekolah Menengah Kekuruan Negeri ( SMKN ) 1 Pelayaran Kabupaten Bengkalis di Kecamatan Bukit Batu terus mendorong peningkatan kompetensi peserta didik, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda yang ingin menekuni dunia pelayaran. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bidang pelayaran yang diikuti para taruna dan taruni SMKN 1 Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Selasa (11/8/26).
Kepala SMKN 1 Bukit Batu, Yulizar, S.Pd., MM, mengatakan kegiatan tersebut sejatinya telah direncanakan sejak Juni 2026. Namun, karena adanya sejumlah kendala, pelaksanaan Diklat sempat mengalami penundaan hingga akhirnya dapat terlaksana.

Legalitas SPPG Sahabat Mulia Dipertanyakan, Ketua YPPI Bengkalis Mengaku Tak Pernah Beri Izin Penggunaan Gedun
“Alhamdulillah, kegiatan yang direncanakan sejak Juni lalu akhirnya hari ini bisa dilaksanakan. Tentunya ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak,” ujar Yulizar.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti Diklat dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, menjadi seorang pelaut tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga keberanian, kedisiplinan dan mental yang kuat karena harus siap menghadapi kondisi laut serta berada jauh dari keluarga.
“Anak-anak kami titip untuk diajarkan dengan baik. Sebagai pelaut, kalian harus berani menghadapi tantangan, menghadapi ombak yang kuat dan berada jauh dari orang tua. Pelaut profesional harus mampu mengabdi dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Baca Juga
Pengurus Ranting PGRI 4 Bukit Batu Dilantik, Dunny Duvira Ajak Perkuat Kolaborasi Organisasi
Sementara itu, Pengawas Pembina, Drs. Husaini Putra, M.Pd, menyampaikan bahwa Diklat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi dunia usaha dan dunia industri, khususnya sektor pelayaran yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi sesuai standar.
Menurutnya, peserta tidak hanya dibekali hard skill, tetapi juga harus memiliki soft skill. Kemampuan teknis, seperti bagaimana menghadapi dan menangani kecelakaan kerja di kapal, harus berjalan seiring dengan kemampuan bekerja sama, memahami norma serta membangun komunikasi yang baik selama berada di atas kapal.
“Bagaimana bekerja sama di kapal juga penting. Norma-norma dan kemampuan beradaptasi merupakan bagian dari soft skill yang harus dimiliki seorang pelaut,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebutuhan terhadap tenaga pelaut profesional masih terbuka lebar. Karena itu, para peserta diminta memanfaatkan kesempatan Diklat sebaik mungkin. Selain mendapatkan ilmu dan keterampilan, peserta juga akan memperoleh sertifikat yang dapat menjadi salah satu bekal dalam memasuki dunia kerja.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan pihak KSOP Kelas II Tanjung Buton di wakili oleh Capt. Amirullah Rais, M.Mar; mengungkapkan pihak KSOP menyatakan dukungannya terhadap upaya sekolah dalam meningkatkan potensi dan kompetensi calon pelaut agar sesuai dengan standar serta ketentuan peraturan yang berlaku.
Hal senada disampaikan Malik Abdul Aziz, S.Tr.Pel dari BP2PL. Ia menyebut pelatihan tersebut merupakan bagian dari program kerja sama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang transportasi laut, sekaligus membentuk sikap profesional para calon pelaut.
“Diklat ini penting sebagai bekal menghadapi berbagai situasi, termasuk kondisi bahaya di kapal. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal utama untuk melindungi diri ketika menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Pembina SMK Cabdis II Dinas Pendidikan Provinsi Riau Henjien Sosilo, SE,, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap proses approval bagi SMKN 1 Bukit Batu dapat segera terwujud dan tidak berhenti sebagai sebuah seremoni semata, tetapi berlanjut secara berkesinambungan.
“Kehadiran BP2TL sangat membantu dalam peningkatan kompetensi. Terima kasih kepada semua pihak, termasuk pengawas, kepala sekolah dan para guru yang telah mendukung kegiatan ini. Approval ini jangan hanya menjadi seremoni, tetapi harus terus berlanjut,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh taruna dan taruni agar mengikuti Diklat dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik sekolah serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai langkah awal untuk membuka peluang kerja yang lebih baik di masa mendatang. Dengan bekal kompetensi, sertifikat dan mental profesional, lulusan SMKN 1 Bukit Batu diharapkan mampu bersaing dan mengisi kebutuhan tenaga pelaut di tingkat nasional maupun internasional.
DARWIS,AK

