Karimun.kabarinveatigasi.co.id. Bibir laut menjadi rebutan oleh segelintir oknum pengusaha karna sangat strategis dekat langsung ke laut untu dijadikan gudang.
Hasil investigasi team media dilapangan berlokasi kelurahan sungai pasir kecamatan merak kabupaten karimun, bahwa ada aktifitas pengerjaan proyek lanjutan untuk membangun sebuah gudang, dimana pohon mangrove telah dirusak demi ambisi memiliki.
Ironisnya, oknum pengusaha tersebut yang sekaligus menjabat ketua APINDO karimun telah memperoleh surat HGB dari BPN karimun, inilah yang terus disorot oleh masyarakat karimun.
Jika sekelas Ketua APINDO diduga dibiarkan merusak habitat mangrove, siapa lagi yang bisa dipercaya, karna ketua APINDO tersebut tidak lagi taat aturan dan menjadi garda terdepan menjaga lingkungan dari banjir atau erosi hingga terdampak ke masyarakat luas.
Team media akan terus mencari informasi akan izin kegiatan tersebut, dan telah menyampaikan informasi ke kementerian lingkungan Hidup dan dinas PUPR provinsi kepulauan riau.

