Karimun.kabarinvestigasi.co.id. Pelayaran kapal ferry Buru Ekspres tujuan serapung diminta diberhentikan sementara, karna ada dugaan kapal ferry tersebut telah membawa sabu.
hasil informasi dari polsek Penyalai melalui personil kamtibmas desa serapung, mengatakan bahwa barang tersebut milik topan yang dititip dari karimun, tapi pihak kapal tidak memberitahukan keberadaan barang dugaan sabu tersebut dalam bungkusan kecil diantara bungkusan kue kepada pihak kepolisian dan pemerintah Desa.
inilah yang sangat disayangkan oleh pihak kepolisian ungkap agus personil kamtibmas di desa serapung. Maka pemilik barang tersebut hingga berita ini diterbitkan tidak tahu keberadaannya, tutup agus.
media terus melakukan konfirmasi ke manager kapal feri buru ekspres, tidak ada tanggapan. Oleh karna itu publik meminta syahbandar menghentikan trayek kapal feri tersebut untuk diminta keterangan, karna diduga sudah beberapa kali barang dugaan sabu tetsebut dititip.
publik mendesak polsek Penyalai memanggil manager kapal ferry buru ekspres tersebut supaya menghindari banyaknya korban pemakai sabu.(tim)

