Tanahmerah.kabar investigasi. co. id Longsor Susulan Lagi, 2 Warung kopi & Warung Sayur di Pasar Kuala Enok RT O1RW 01 Ambles. Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau Kamis, 18 /6/2026 / 3 Muharam 1448 H
Bencana abrasi tanah di Pasar Kuala Enok RT 01 RW 01 kembali berulang. Longsor susulan terjadi Kamis, 18 Juni 2026, menambah daftar kerusakan di kawasan padat pedagang tersebut. Kali ini 2 warung kopi dan 1 warung pedagang sayur ikut ambles ke bibir Sungai.

Peristiwa ini terjadi hanya 2 hari setelah longsor pertama pada 16 Juni 2026 yang sudah menimpa 13 KK dan merusak pelabuhan serta badan Jalan AEC.
Kerusakan Terus Bertambah
Dengan longsor susulan ini, total kerusakan di RT 01 RW 01 semakin parah
- Warung kopi bertambah 2 unit ambles
- Warung sayur 1 unit ikut terdampak
Sebelumnya warung kopi Kopitiam milik Ronny Satriawan, toko sembako, tempat hiburan, vihara, rumah warga, dan pelabuhan sudah terdampak.
Warga sekitar mengaku cemas karena tanah terus bergerak dan retakan baru muncul setiap hari.
Camat & Petugas Siaga
Camat Tanah Merah Mulyadi, SE., M.M bersama petugas BPBD, TNI-Polri, dan warga langsung ke lokasi untuk pengamanan dan evakuasi barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.
“Area ini sudah sangat berbahaya. Kami imbau pedagang dan pemilik rumah di garis tebing segera mengosongkan tempat. Jangan tunggu roboh. Keselamatan jiwa lebih penting dari barang,” tegas Camat Mulyadi.
Warga Minta Penanganan Tegas
Pedagang yang terdampak berharap pemerintah segera membangun turap atau bronjong permanen. “Kalau tiap hari longsor begini, kami mau usaha di mana Pasar ini nadi ekonomi Kuala Enok,” ujar salah satu pemilik warung kopi.
Pemerintah Kecamatan Tanah Merah telah meneruskan laporan terbaru ini ke BPBD dan Dinas PU Inhil. Warga diimbau tidak beraktivitas dekat bibir sungai dan segera melapor jika melihat tanda-tanda tanah ambles lagi,”Ujarnya (Arpan)

