Kabarinvestigasi co.id/Tarutung. Panitia khusus (Pansus) DPRD Tapanuli Utara membahas konflik antara TPL dan masyarakat yang menyampaikan aksi di DPRD beberapa waktu lalu berlangsung Senin (20/10/2025) di Tarutung.
Pansus dipimpin Sabungan Parapat bersama anggota diantaranya Sahat Sibarani, Parsaoran Siahaan, Jupri Sitompul, Dapot Hutabarat, Mangoloi Pardede , Maradona Simanjuntak, Ferry Silitonga terbuka untuk umum.
Hadir mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dari pihak PT Toba Pulp Lestari, Direktur Janres Halomoan Silalahi bersama Jerri Tobing, Robenton Hutapea, Ronal Panjaitan dan Roy Simangunsong.
Juga hadir dari dinas terkait, PUPR, Perkim, Lindup, KPHL wilayah XII dan IV serta camat yang bagian wilayahnya masuk konsesi TPL.
Ketua Pansus Sabungan Parapat membuka rapat menyebutkan terbentuknya pansus atas inisiatif dewan serta pertimbangan atas gejolak masyarakat yang minta TPL ditutup.
Pansus dibentuk tanggal 2 Juni 2025 serta bekerja semaksimal mungkin yang muaranya akan menelurkan sebuah rekomendasi yang objektif.
” Pansus tidak masuk ranah TPL tutup ataupun buka. Namun akan berbicara fakta serta data yang dikumpulkan makanya kita undang Pemkab yang bersinggungan dengan TPL,” ucap Sabungan Parapat politisi PDIP .
Ia berharap dari agenda rapat dengar pendapat umum akan mendengar penjelasan dari TPL yang akan menjadi rekomendasi pansus.
” Setelah rapat, kita masih mengemas dalam paper yang akan diberikan ke pemerintah kabupaten provinsi dan pusat,” pungkas Sabungan.
Sementara itu Direktur PT Toba Pulp Lestari, Tbk Janres Silalahi kepada warta an berharap ada penyelesaian konfilik antara pihaknya dengan masyarakat
” Kita berharap kepada seluruh elemen yang bisa menjadi mediator antara konflik TPL dengan masyarakat dan perusahaan berkepentingan agar produksi tidak terganggu untuk memenuhi pasar nasional dan internasional,” kata Janres.
Untuk memenuhi itu, perusahaan harus jauh dari konfilik serta siap berdiskusi dengan segenap elemen seraya
berharap konflik ini bisa diselesaikan secara bersama-sama,”.
Dari pantauan awak media, rapat dengar pendapat yang berlangsung dari pagi hingga lewat tengah hari mendengar paparan dari pihak TPL.
Selain itu juga anggota pansus banyak mengajukan pertanyaan dan meminta data terkait penjelasan dari TPL.
Diakhir RDP, ketua Pansus Sabungan Parapat menyebut belum ada rekomendasi serta konferensi pers terkait hasil rapat.(udut)
Suasana RDP Pansus DPRD Taput dengan Pihak TPL.( Foto udut)

