Penulis: redaksi

Indragiri hilir – Kecamatan Teluk Belengkong berhasil menurunkan angka stunting pada 2024 setelah sebelumnya mengalami peningkatan di tahun 2023. Berdasarkan data, lima desa yakni Desa Beringin Mulya, Hibrida Jaya, Sumber Sari Jaya, Kelapa Patih Jaya, dan Sapta Mulya Jaya mencatat kenaikan kasus stunting pada 2023. Namun, pada 2024 terjadi penurunan kasus di seluruh desa di kecamatan tersebut. Hal ini merupakan bentuk keberhasilan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Puskesmas Teluk Belengkong dalam menurunkan angka stunting di Kecamatan Teluk Belengkong. Faktor Penyebab Stunting di Teluk Belengkong yang berkontribusi terhadap angka stunting di wilayah ini antara lain adalah Dan untuk upaya…

Read More

Indragiri hilir – Prevalensi stunting di Kecamatan Tanah Merah menunjukkan perubahan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data e-PPGBM, jumlah kasus stunting pada 2022 tercatat sebesar 2,1%, yang kemudian meningkat menjadi 2,9% pada 2023. Namun, pada 2024 terjadi penurunan menjadi 2,4%. Dari delapan desa di Kecamatan Tanah Merah, dua desa—Desa Sungai Nyiur dan Desa Sungai Laut—berhasil mencatatkan penurunan prevalensi stunting secara bertahap dari tahun 2022 hingga 2024. Penurunan ini menunjukkan efektivitas program intervensi stunting yang dilakukan pemerintah setempat melalui berbagai upaya perbaikan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Beberapa langkah yang telah dilaksanakan di Kecamatan Tanah Merah antara lain…

Read More

Indragiri Hilir – Kasus stunting di Kelurahan Concong Tengah mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. data tersebut berdasarkan analisis pengukuran stunting pada periode 2022-2024, terdapat lonjakan kasus pada tahun 2023 dan 2024, dengan masing-masing lima balita yang teridentifikasi mengalami stunting. Padahal, pada tahun 2022, kelurahan ini tercatat nihil kasus stunting. Stunting diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis yang dialami balita, terutama pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Faktor-faktor seperti kurangnya asupan gizi, keterbatasan akses air bersih, dan sanitasi yang buruk menjadi penyebab utama terjadinya stunting di wilayah ini. Selain itu, rendahnya pengetahuan ibu terkait gizi selama kehamilan hingga masa nifas…

Read More

INHIL – Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, mencatat tren penurunan kasus stunting selama periode 2022 hingga 2024, menurut hasil pengukuran yang dilakukan di Puskesmas Sungai Piring dan Puskesmas Sungai Raya. Berdasarkan data pada tahun 2022, terdapat 38 kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas Sungai Piring, yang kemudian turun menjadi 26 kasus pada 2023, dan berkurang lebih lanjut menjadi 14 kasus pada 2024. Beberapa desa seperti Sungai Dusun, Gemilang Jaya, dan Sialang Jaya mengalami penurunan yang signifikan, sementara beberapa desa sempat mencatatkan peningkatan sebelum kembali menurun, seperti Desa Sungai Luar dan Kelurahan Sungai Piring. Namun, di wilayah kerja…

Read More

Indragiri Hilir – Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, menjadi perhatian serius di Kecamatan Pelangiran. Masalah ini dipicu oleh faktor multidimensi yang mencakup gizi buruk selama kehamilan dan masa awal kehidupan anak. Oleh karena itu, periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) memerlukan perhatian khusus, karena sangat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak. Sejak tahun 2019, Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir telah melaksanakan Rembuk Stunting yang menetapkan 25 lokus desa untuk intervensi dalam upaya menurunkan prevalensi stunting. Pada tahun 2024, Kecamatan Pelangiran menjadi salah satu daerah yang berkomitmen untuk mengatasi masalah ini, dengan delapan…

Read More

Indragiri hilir – Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis, yang seringkali tidak terlihat hingga anak berusia dua tahun. Oleh karena itu, periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sangat penting untuk mendapatkan perhatian, karena menjadi penentu pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan produktivitas seseorang di masa depan. Stunting dipicu oleh berbagai faktor, tidak hanya dari aspek gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil dan anak balita. Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, melalui Rembuk Stunting yang diadakan pada tahun 2019, telah menetapkan 25 lokus desa untuk intervensi spesifik dan sensitif dalam pencegahan stunting. Kecamatan Pelangiran, sebagai salah…

Read More

Indragiri hilir – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus melakukan berbagai upaya dalam penurunan stunting di wilayahnya, khususnya di Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran. Data terbaru menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Desa Simpang Kateman mengalami fluktuasi dalam tiga tahun terakhir pada tahun 2022, tercatat ada 7 kasus stunting, yang kemudian meningkat menjadi 14 kasus pada tahun 2023. Namun, upaya pencegahan dan intervensi intensif akhirnya mampu menekan angka ini menjadi 9 kasus pada tahun 2024. Penurunan kasus stunting dari 14 kasus di tahun 2023 menjadi 9 kasus pada tahun 2024 ini merupakan hasil dari konvergensi program percepatan penanganan stunting yang melibatkan berbagai…

Read More

Indragiri hilir – Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), masih menghadapi tantangan serius terkait stunting, meskipun sejumlah kemajuan telah dicapai. Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis, berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Fenomena ini terutama disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada masa krusial 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) – mulai dari kehamilan hingga anak berusia 2 tahun. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah memfokuskan intervensi penurunan angka stunting pada periode 1000 HPK melalui rembuk stunting yang dilakukan sejak 2021. Dalam rembuk tersebut, 40 Desa/Kelurahan ditetapkan sebagai lokasi fokus (lokus) untuk program tahun 2022.…

Read More

Indragiri hilir – Upaya pencegahan stunting di Desa Intan Mulya Jaya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting di desa ini mengalami penurunan signifikan dari 5 kasus pada tahun 2022 menjadi 3 kasus pada tahun 2023, dan mencapai 0 kasus pada tahun 2024. Penurunan prevalensi ini mencerminkan efektivitas program intervensi yang telah dilaksanakan oleh pemerintah setempat. Upaya percepatan pencegahan stunting yang berfokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan. Program-program seperti sosialisasi ASI eksklusif, pendidikan gizi untuk ibu hamil, pendampingan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) untuk balita, dan…

Read More

Indragiri hilir – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus melakukan berbagai upaya dalam penurunan stunting di wilayahnya, khususnya di Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran. Data terbaru menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Desa Simpang Kateman mengalami fluktuasi dalam tiga tahun terakhir pada tahun 2022, tercatat ada 7 kasus stunting, yang kemudian meningkat menjadi 14 kasus pada tahun 2023. Namun, upaya pencegahan dan intervensi intensif akhirnya mampu menekan angka ini menjadi 9 kasus pada tahun 2024. Penurunan kasus stunting dari 14 kasus di tahun 2023 menjadi 9 kasus pada tahun 2024 ini merupakan hasil dari konvergensi program percepatan penanganan stunting yang melibatkan berbagai…

Read More