Kabarinvestigasi.vo.id/Taput. Akibat Banjir dan Angin Puting Beliung rusak puluhan rumah dan lahan pertanian warga di Tarutung dan Sipoholon-Tapanuli Utara.
Banjir disertai angin kencang yang terjadi ,Kamis(8/1) yang menerjang Desa Hutauruk Kecamatan Sipoholon mengakibatkan puluhan rumah warga rusak serta lahan pertanian.
Banjir disertai angin puting beliung menerjang Desa Hutauruk Kecamatan Sipoholon kemarin mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan serta lahan pertanian terdampak.
Data sementara sebanyak 40 rumah warga baik permanen dan semi permanen ikut rusak sementara banjir merendam pemukiman dan area persawahan akibat intensitas hujan yang tinggi.
Kepala Desa Hutauruk Frisko Hutauruk mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun warga diimbau tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Sementara di Tarutung sebanyak 32 rumah terdampak banjir dan puting beliung,sebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput Budiman Gultom.
Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat didampingi Kepala BPBD Budiman Gultom, pimpinan perangkat daerah teknis serta Camat Tarutung Renhard Lumbantobing dan Camat Sipoholon Erwin Hutauruk , meninjau ll lokasi terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Tarutung dan Sipoholon, Jumat, 9/1/2026.
Pada kunjungan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan bahan bangunan kepada para korban guna membantu memenuhi kebutuhan dasar serta mendukung proses pemulihan pascabencana.
Perangkat daerah teknis masih melakukan pendataan dan verifikasi jumlah korban serta tingkat kerusakan akibat bencana angin puting beliung. Hasil verifikasi tersebut akan menjadi dasar langkah penanganan berikutnya.
Dalam gambar salah satu rumah warga rusak diterjang puting beliung.(udut)

