Karimun.kabarinvestigasi.co.id. Pemilik kapal ekspedisi membawa barang-barang diduga milik Toni luput dari pengawasan bea dan cukai dan syahbandar karimun. Dimana instansi bea dan cukai tidak ada di lokasi saat kapal barang melakukan pembongkaran. Jadi wajar saja jika barang-barang ilegal banyak masuk ke karimun.
hasil investigasi dilapangan bahwa kapal tersebut rutin membawa barang yang diduga tanpa dokumen resmi, tapi tidak di awasi oleh bea dan cukai. Apakah ini ada unsur pembiaran oleh bea dan cukai dan syahbandar? Atau apakah ada dugaan setoran ke oknum pegawai instansi terkait?

team media akan terus mencari informasi dan mengkonfirmasi ke polairud polda riau dan polairud polres karimun, karna tidak jauh dari lokasi uni t satpolairud yang ada dikolong.
ketika team media menanyakan siapa pemilik kapal tersebut kepada abk kapal tersebut, menyampaikan tidak tahu katanya, padahal dia adalah abk kapal tersebut.(ward)

