Bengkalis.kabarinvestigasi.co.ud.. Camat Bukit Batu Acil Esyno, S.STP., M.Si., pada acara pengukuhan paskibraka menyampaikan sambutan di Gedung Serba Guna Bujang Kelana, Minggu (16/8/2026).
Kecamatan Bukit Batu Bukit Batu sebanyak 25 ( Dua puluh lima) putra-putri Kecamatan Bukit Batu kini memikul tanggung jawab yang tidak berhenti pada sebuah upacara. Mereka resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan dipercaya membawa kehormatan daerah saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna Bujang Kelana, Minggu (16/8/2026). Camat Bukit Batu Acil Esyno bertindak sebagai pembina upacara. Unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, orang tua, dan para pembina turut menyaksikan momen yang menandai berakhirnya proses pembentukan pasukan tersebut.
Perjalanan menuju titik itu tidak berlangsung singkat. Selama beberapa pekan, para calon Paskibraka menjalani latihan baris-berbaris, tata upacara, pembinaan fisik dan mental, kedisiplinan, serta penguatan wawasan kebangsaan.
Para anggota berasal dari berbagai SMA, SMK, dan sekolah sederajat se-Kecamatan Bukit Batu. Latihan yang mereka jalani dirancang bukan hanya untuk membentuk ketepatan gerakan di lapangan, tetapi juga menanamkan karakter yang akan menjadi bekal setelah mereka kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.
“Anak-anak ini bukan hanya dilatih untuk mengibarkan bendera. Mereka ditempa karakternya. Disiplin, tanggung jawab, cinta tanah air, dan jiwa kepemimpinan adalah bekal utama yang kami tanamkan,” ujar salah satu pembina Paskibraka Kecamatan Bukit Batu.
Bagi 25 anggota tersebut, tugas pada 17 Agustus memiliki makna lebih dalam daripada sekadar menjalankan rangkaian seremoni. Pengibaran Merah Putih menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus pengingat tentang persatuan yang harus terus dijaga.
Camat Bukit Batu Acil Esyno menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota, pelatih, pembina, dan orang tua yang telah mendampingi proses tersebut. Ia meminta para Paskibraka menjalankan kepercayaan yang diberikan dengan penuh kebanggaan.
“Kami titipkan kehormatan kecamatan ini di pundak kalian. Kibarkan Merah Putih dengan gagah, dengan hati, dan dengan kebanggaan. Tunjukkan bahwa pemuda Bukit Batu siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan bangsa,” pesannya.
Pesan itu sekaligus menempatkan Paskibraka sebagai bagian dari pembentukan generasi muda yang memiliki kesadaran kebangsaan. Semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” diharapkan tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui kedisiplinan, gotong royong, kepedulian, serta penghormatan kepada sesama.
Tanggung jawab mereka pun tidak berakhir ketika upacara selesai. Para anggota diharapkan membawa pengalaman selama pembinaan ke sekolah dan lingkungan masing-masing; menjadi teladan dalam disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta mempertahankan semangat untuk berprestasi.
Bagi para orang tua, pengukuhan tersebut menjadi puncak kebanggaan setelah menyaksikan proses panjang yang dilalui anak-anak mereka. Dukungan dan doa yang diberikan akhirnya membawa putra-putri mereka berdiri sebagai bagian dari pasukan yang dipercaya mengemban tugas pada hari kemerdekaan.
Rangkaian acara ditutup dengan yel-yel kebangsaan. Dua puluh lima anggota berdiri tegak, menatap ke depan, membawa keyakinan bahwa tugas yang menanti bukan hanya tentang mengangkat bendera ke puncak tiang, tetapi juga menjaga makna yang melekat pada Merah Putih.
Bendera itu belum berkibar ketika mereka dikukuhkan. Namun, kehormatan untuk mengibarkannya telah lebih dulu mereka genggam .
Darwis Ak

