Riau.kabarinvestigasi.co.id. Ketua Ikatan Wartwan Onlina Indonesia (IWOI) Provinsi Riau yang juga mengaku wartawan radarindo.com Suhariono sering di panggil Gus Hery diduga menipu warga masyarakat Gunung Mulya Kecamatan Sahilan Kabupaten Kampar Provinsi Riau modus pengurusan lahan dengan menerima dana pengurusan sekitar Rp 13.000.000 namun hingga kini belum ada realisasi pengurusan baik ke Badan Pertanahan Nasional/ATR Kabupaten kampar sesua yang dijanjikan Suhariono.

“ sudah sekitar enam bulan sesuai yang dijanjikan Suhariono akan terealisasi penguran lahan. Namun, hingga kini sudah memasuki tahun 2026 belum ada tanda-tanda realisasinya. Sehingga saya merasa ditipu karena sudah menerima uang sekitar Rp 13.000.000 yang dikirimkan melalui rekening pribadi Suhariono dengan bebera[a kali pengiriman dan bukti pengiriman ke rekening pribadi Suhariono masih disimpan”, ujarnya JT kepada media investigasi.
JT mengharapkan Suhariono dapat mengembalikan uang sudah dikirim kepadanya. Jika tidak ada etikad baik pengembalian uang tersebut terpaksa harus membuat laporan kepada Polres Kabupaten Kampar melalui Kapolsek Lipat kain kabupaten Kampar.
“Saya tunggu etikad baik Suhariono pengembalian uang yang sudah diterimanya”, ujar JT dengan tegas.
Pada suatu kesempatan Suroto kepada media investigasi melalui telepon JT mengakui bahwa dia ditunjuk Suhariono alis Gus Hery sebagai pemasaran perumahan PT Florida Indah Sejahtera type 36 dengan meminta sejumlah dana kepada warga masyarakat. Namun, fisik perumahan belum ada sehingga warga masyarakat yang sudah memberikan dananya meminta untuk dikembalikan. Dan, sebagian uang warga masyarakat sudah dikembalikan hanya tinggal dua orang lagi sekitar Rp 25.000.000 belum dikembalikan, ujarnya Suroto dari balik telepon JT.
Suroto mengungkapkan, Suhariono berjanji kepada warga masyarakat untuk mengembalikan uang yang sudah dietrima Suhariono pengurusan perumahan type 36 akhir bulan Januari 2026.
pada suatu kesempatan ketika dikinfirmasi kepada Retno pimpinan radarindo.com mengatakan, nanti saya tanyakan, ujarnya singkat.
Untuk kepentingan publikasi media investigasi kembali menghubungi Suroto Senin (9/2/2026) apakah dana warga masyarakat perumahan type 36 sudah dikembalikan sesuai dengan yang dijanjikan Suhariono, namun Suroto tidak menjawab.
Suhariono yang dikomfirmasi media investigasi melalui pesan singkat yang dikirimkan ke ponsel nya bernomor 081374767xxx Sabtu (7/2/2026) untuk kepentingan publikasi juga tidak menjawab. Padahal keterangan dari Suhariono yang menerima dana puluhan juta dari warga masyarakat sangat penting sebagai perimbangan perimbangan penulisan berita sesuai dengan UU No 40/1999 tentang pers dan sesuai dengan kodetik jurnalistik.
Ketertutupan Suhariono alis Gus Hery semakin menguatkan dugaan ada niat menipu warga masyarakat dengan modus pengurusan lahan.
. Hingga berita ini diterbitkan keterangan dari Suhariono Ketua IWOI Riau yang juga wartawan radarindo.com belum diperoleh.(bersambung/red)

