Taput. Kabarinvestigasi. Co. Id. Sebanyak 447 calon Petani Milenial masyarakat Taput, ikuti tahapan seleksi wawancara calon Petani Milenial bertempat di 15 kantor camat di Tapanuli Utara, Informasi yang diperoleh Media Harian Reaksi Nasional bahwa seleksi itu akan dijadwalkan mulai hari Selasa bulan Agustus hingga Tanggal 12 bulan Agustus 2025. Proses tersebut menjadi bagian penting dari upaya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian yang berkualitas, tangguh, dan siap menghadapi tantangan sektor pertanian dimasa depan.
Pantauan Media serangkaian tes ini akan menjadi tahap awal mencetak generasi muda yang memiliki semangat, keterampilan, dan komitmen tinggi untuk menggandeng potensi pertanian Indonesia serta mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional yang merupakan upaya strategis pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan, tanpa ketergantungan pada impor.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perkebunan Taput Fenri Sidabutar (01/08/2025) mengatakan seleksi wawancara patani milenial bertujuan untuk menjaring individu muda yang memiliki minat dan potensi di bidang pertanian serta memiliki kesiapan untuk beradaptasi dengan teknologi pertanian modern. ” Wawancara ini mencakup berbagai aspek, mulai dari motivasi, pengalaman hingga rencana masa depan terkait pertanian”ungkap Fenri.
Fenri menambahkan wawancara ini untuk mengukur kesiapan calon Petani Milenial dalam menghadapi tantangan dan peluang di dunia pertanian modern termasuk penggunaan teknologi. Seleksi ini juga menjadi ajang untuk membangun jaringan antara calon Petani Milenial dengan pihak – pihak terkait, seperti lembaga pendidikan, pemerintah dan pelaku usaha di sektor pertanian.
Sementara itu ketua harian KTNA ( Kontak Tani Nelayan Andalan ) Viktor Hutabarat mengatakan untuk petani Milenial yang berminat magang ke Jepang untuk meningkatkan SDM bidang pertanian bekerjasama dengan YAMPI ( Yayasan Petani Muda Indonesia ) jika ada yang berminat KTNA siap menjembatani untuk magang ke Jepang.(*)

