Kuansing. Kabarinvestigasi. Co. Id. Event Festival Pacu Jalur Tradisional tahun 2025 di Kabupaten Kuantan Singingi ( Riau ), menjadi sorotan dunia. Ajang budaya tersebut tidak hanya memikat masyarakat lokal, tetapi juga menarik perhatian para diplomat dari berbagai Negara sahabat.
Salah satu yang paling terkesan adalah Duta Besar Mozambik, H.E. Belmiro Jose Malate, yang menghadiri langsung di Tepian Narosa. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap perhelatan akbar ini untuk pertama kalinya datang ke Kuantan Singingi Riau ini.

“Saya senang sekali bisa hadir dalam event Pacu Jalur tradisional ini,” ujarnya dengan senyum lebar.
Ia mengaku sangat kagum dengan kemegahan tradisi Pacu Jalur yang disaksikan bersama Jutaan manusia di sepanjang Sungai Kuantan di tepian Narosa.
“Menurutnya, Pacu Jalur bukan hanya sekedar acara lokal, tetapi sebuah tradisi dan kebudayaan yang penting untuk diperkenalkan kepada dunia. Ini penting untuk masyarakat lokal Indonesia umumnya, tetapi juga sangat penting bagi kami Warga Negara Asing untuk mengetahui kebudayaan Indonesia,”.
Kehadiran para diplomat ini sudah membuktikan Pacu Jalur telah sukses menarik perhatian global internasional di manca negara, Selain Dubes Mozambik, hadir pula perwakilan diplomatik dari sejumlah negara, antara lain Duta Besar Korea Selatan, Bangladesh, Fiji, Rwanda, Bosnia, Persia, Bulgaria, Kenya, Azerbaijan, Uni Emirat Arab ( UEA ), Yordania, Angola, serta Konsultan Jendral Malaysia.
“Tidak hanya itu, hadir utusan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ) dan Internasional Coconut Community juga turut menyemarakkan acara.
Kehadiran para Duta Besar ini membuktikan bahwa Pacu Jalur bukan sekedar pesta Rakyat, Tetapi juga ikon budaya Riau yang telah menembus panggung Dunia Internasional.
“Kesuksesan ini tidak terlepas dari peran panitia yang sangat matang dalam mepersiapkan acara yang begitu besar dan Fantastik ini. Festival Pacu Jalur tak lagi sekadar perlombaan, melainkan magnet budaya yang berhasil menyatukan Bangsa-Bangsa di tepian Sungai Kuantan di tepian Narosa.

