Tanahmerah.kabar investigasi. co. id 13 KK Terdampak, Kerugian Rp. 320 Juta Abrasi Terjang Pasar & Kampung Jawa Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau
selasa 16/6/2026
Dua kejadian bencana abrasi tanah atau longsor mengguncang Kelurahan Kuala Enok, Tanah Merah, Peristiwa terjadi bertepatan dengan 1 Muharam 1448 H, merusak rumah warga, tempat usaha, hingga fasilitas umum. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Laporan sementara disampaikan PLT. Lurah Kuala Enok H.Ambok Tang dan diteruskan Camat Tanah Merah Mulyadi, SE.
1. Pasar Kuala Enok, RT 001 RW 001 – Pukul 09.45 WIB
Abrasi menggerus tebing sungai dan menghantam deretan bangunan. Dampaknya:
- Warung Kopi Kopitiam milik Ronny Satriawan: terdampak
- Tempat hiburan milik Sayuti Setiawan: rusak berat
- Toko sembako milik Aming: terdampak
- Vihara: terdampak
- Rumah milik Piakbung: terdampak
- Toko sembako milik Riko Hardinata: terdampak
- Pelabuhan: terdampak
Jumlah KK terdampak: 5 KK
Korban jiwa: Nihil
Perkiraan kerugian: ± Rp200.000.000
2. Kampung Jawa, RT 001 RW 006 – Pukul 10.00 WIB
15 menit berselang, abrasi kembali terjadi. Kali ini menghantam pemukiman dan infrastruktur jalan:
- Rusak berat: Rumah Nurdin, Jumanto, M. Rusdi
- Rusak ringan: Rumah Saidi, Amiruddin
- Terdampak: Rumah Joko Sutriano, Suriyanto, Dedi Arizal
- Badan Jalan AEC: longsor sepanjang ± 5 meter
Jumlah KK terdampak: 8 KK
Korban jiwa: Nihil
Perkiraan kerugian: ± Rp120.000.000
Kesimpulan Sementara
Total 13 KK terdampak dengan perkiraan total kerugian Rp320.000.000. Kerusakan meliputi rumah warga, toko, tempat ibadah, tempat hiburan, dan akses jalan pelabuhan yang vital untuk warga Kuala Enok.
Tindak Lanjut yang Diperlukan
Dalam laporan ditekankan perlunya penanganan cepat:
- Pengamanan lokasi agar tidak ada longsor susulan
- Pendataan lanjutan korban dan kerugian detail
- Bantuan darurat untuk 13 KK terdampak
- Kajian teknis abrasi untuk solusi jangka panjang tebing Sungai Indragiri
Warga diimbau tetap waspada, terutama yang bermukim di bantaran sungai. Pemerintah Kecamatan Tanah Merah bersama BPBD Inhil diharapkan segera turun untuk asesmen dan penanganan darurat,” Ujarnya (Arpan)

