Tanahmerah.kabar investigasi. Co. id Semarak Idul Adha 1447 H. Keluarga Besar SMAN 1 Tanah Merah Sembelih 3 Ekor Sapi, 200 Kupon Dibagikan Ke Warga Tanah Merah, Kecamatan Tanah merah Kabupaten indragiri Hilir, Riau Kamis 28/05/2026
Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti SMA Negeri 1 Tanah Merah bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 H. Keluarga besar sekolah ini menggelar pemotongan hewan kurban sebagai wujud syukur sekaligus sarana berbagi kepada masyarakat sekitar.

Kepala SMAN 1 Tanah Merah,
Endri Sapta,S.Pd membenarkan kegiatan tersebut. “Benar, pemotongan hewan kurban ini dilaksanakan oleh keluarga besar dewan guru SMAN 1 Tanah Merah. Alhamdulillah berjalan lancar,” ujarnya.
Tiga Ekor Sapi, 200 Kupon untuk Warga
Ketua Panitia Kurban, Juma’adi,S.Pd menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya menyembelih 3 ekor sapi. Daging kurban kemudian dibagikan melalui 200 kupon yang telah disiapkan panitia.
“Jumlah sapi yang dipotong ada 3 ekor. Kupon yang kami sediakan 200 kupon untuk dibagikan kepada warga masyarakat sekitar sekolah,” jelas Juma’adi.
Ia menambahkan, penerima kupon diprioritaskan untuk warga kurang mampu, janda, dhuafa, dan warga di lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan ini menjadi agenda rutin SMAN 1 Tanah Merah setiap Idul Adha sebagai bentuk kepedulian sosial.
Ajarkan Nilai Keikhlasan pada Siswa
Endri Sapta berharap momentum Idul Adha ini tidak hanya sekadar berbagi daging, tetapi juga menjadi pembelajaran karakter bagi siswa. “Lewat kurban, anak-anak belajar tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian. Ini pendidikan yang tidak ada di buku pelajaran,” tuturnya.
Para guru, staf, dan beberapa perwakilan siswa OSIS terlihat kompak membantu proses penyembelihan hingga pendistribusian. Warga penerima manfaat pun tampak antusias dan bersyukur atas kepedulian keluarga besar SMAN 1 Tanah Merah.
“Terima kasih untuk bapak ibu guru SMAN 1. Dagingnya sangat bermanfaat untuk kami sekeluarga di hari raya ini,” ucap salah seorang warga.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar semangat berbagi dan keikhlasan terus tumbuh di lingkungan sekolah., ” Ujarnya (Arpan)

