Karimun.kabarinvestigasi.co.id. Pemerintah kabupaten Karimun Ing Iskandar terus mengupayakan agar masyarakat karimun diutamakan menjadi pekerja di sebuah perusahaan maupun di toko-toko ritel dan cafe yang ada di karimun.
Tapi seruan bupati karimun tersebut diduga kurang dilaksanakan oleh oknum pengusaha cafe yang memiliki tiga lokasi yang bernama lucky cake, batam bakery yang terletak di kolong – sungai lakam, dan Nagoya foodcourt berlokasi di sungai pasir-meral.
Hasil investigasi media dilapangan ketika ditanya asal para pekerja di cafe lucky cake yang tidak mau disebut namanya menyampaikan jika mereka berasal dari palembang dan lampung.
Ironis memang, oknum pengusaha cafe di atas tersebut seolah tidak peduli dan percaya dengan tenaga kerja lokal, makanya di rekrut dari luar karimun. Bahkan hasil penelusuran media, perusahaan yang menyalurkan ke oknum pemgusaha cafe inisial Ruslan tersebut diduga ilegal dan tidak memiliki standar sebagai agen penyalur.
Media akan meminta klarifikasi kepada dinas ketenagakerjaan kabupaten karimun dan perwakilan ketenagakerjaan provinsi kepulauan riau, supaya pemberitaan menjadi seimbang.

