Tanahmerah.kabarinvestigasi.co.id SMA Negeri 1 Tanah Merah Terapkan Kurikulum Merdeka dengan “Pembelajaran Mendalam” Mulai Tahun Ajaran Baru
Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau
Kamis, 10/07/2026*
Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SMA Negeri 1 Tanah Merah resmi melakukan perubahan besar dalam proses belajar mengajar. Seluruh tingkatan kelas kini menggunakan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan “Pembelajaran Mendalam”.
Perubahan ini disampaikan langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Tanah Merah, Bapak Endri Sapta, S.Pd.,M.Pd.
Dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka*
Menurut Pak Endri, sebelumnya di tahun pelajaran 2025-2026 sekolah masih menggunakan Kurikulum 2013. Namun mulai tahun ajaran ini, semua kelas X, XI, dan XII sudah beralih penuh ke Kurikulum Merdeka.
“Disamping pelajaran lama memang ada beberapa pelajaran baru terutama terkait pendekatan dalam pembelajaran yang kita gunakan sesuai dengan regulasi yang terbaru juga,” ujar Pak Endri.
Pendekatan “Berkesadaran, Bermakna, dan Menyenangkan”
Inti dari perubahan ini bukan hanya ganti buku, tapi juga cara mengajar. SMA N 1 Tanah Merah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam dengan 3 prinsip utama: berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya dituntut hafal konsep. Tapi juga diajak untuk
- Memahami pembelajaran secara menyeluruh, bukan sekadar hafalan
- Mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan nyata
3.Membiasakan diri berefleksi terhadap ilmu baru yang didapatkan
“Dalam pembelajaran kita akan memberikan berbagai pengalaman belajar yang lebih mendalam kepada peserta didik. Sehingga pembelajaran memang benar-benar berdampak pada perubahan positif bagi peserta didik secara kognitif, afektif dan psikomotorik nya,” jelas Pak Endri.
Tujuan: Cetak Lulusan yang Siap Hidup
Dengan sistem baru ini, SMA N 1 Tanah Merah berharap lulusannya tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga punya karakter, keterampilan, dan mampu menyelesaikan masalah di dunia nyata.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari para guru. Mereka mulai mengikuti pelatihan untuk menyesuaikan metode mengajar agar lebih interaktif dan kontekstual.
Harapan Kepsek untuk Siswa
Pak Endri berpesan agar siswa memanfaatkan perubahan ini sebaik-baiknya.
“Belajarlah dengan kesadaran. Pahami maknanya, dan nikmati prosesnya. Karena ilmu yang bermakna akan mengubah cara kita berpikir dan bertindak,” tutupnya.
Penerapan Kurikulum Merdeka dengan pembelajaran mendalam ini diharapkan menjadi langkah SMA N 1 Tanah Merah dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing.,” Ujarnya (Arpan)

