Kabarinvestigasi.co.id/Tarutung. Pembangunan rumah bantuan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi atau KDM untuk korban bencana alam di Tapanuli Utara, hingga kini belum ditangani atau dijamah sementara uang bantuan masih tersimpan utuh di bank.
Mengingat, bantuan bencana alam dari KDM ke Kabupaten Tapanuli Utara adalah pembangunan dan relokasi 20 unit rumah warga di Desa Pagaran Lambung sebesar Rp.1,5 milliar, pembangunan kantor desa sebesar RP. 250 juta, pengadaan fasilitas desa Rp.15 juta dan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia sebesar Rp. 25 juta.
Bantuan pembangunan rumah dan rehabilitasi juga disalurkan ke Desa Simangumban Julu Kecamatan Simangumban sebesar Rp 400 juta, Desa Robean Kecamatan Purbatua sebesar Rp 300 juta, dan Desa Sukamaju Kecamatan Pahae Jae sebesar Rp 625 juta, untuk pembangunan rumah dan rehabilitasi rumah ibadah disertai bantuan sosial lainya.
Tidak hanya disana, aksi kemanusiaan KDM berlanjut di kantor Dekranasda Tapanuli Utara masih hari itu Senin, 12/1/2026, dengan menyalurkan bantuan pembangunan rumah di Kecamatan Tarutung, Sipoholon, dan Parmonangan dengan total 25 unit, sebesar Rp. 1,875 Miliar yang diserahkan langsung kepada kepala desa masing-masing dihadapan camat dan bupati Taput.
Hingga kini, fisik bangunan dari bantuan KDM belum terlihat tanda-tanda dilapangan ,kondisi ini mengundang tanda bagi masyarakat. ” Loh wong bantuan KDM sudah diserahkan Januari lalu, tetapi belum ada terlihat pembangunannya dilapangan” ujar seorang warga ketika berbincang dengan media.
Dari penelusuran media, khusus di kecamatan Tarutung dan Kecamatan Sipoholon seperti disampaikan, pembangunan rumah bantuan KDM kepada korban bencana alam belum ditangani.” Masih menunggu petunjuk teknis dari petugas terkait, ujar Camat Tarutung Renhard Lumbantobing.
Terkait bantuan uang tunai dari KDM tutur Renhard Lumbantobing masih tersimpan utuh. ” Kita simpan disalah satu bank”, akunya seraya memastikan uang tersebut tidak akan lari kemana-mana.
Tutur Renhard melalui telepon selular, di kecamatan Tarutung ada 8 penerima bantuan masing-masing Rp.75 Juta. Keseluruhan besaran bantuan dari KDM untuk delapan penerima di kecamatan Tarutung tersimpan di salah satu bank.
Sementara itu sumber dari kecamatan Adiankoting pun membenarkan ,bangunan rumah untuk 20 kepala keluarga penerima belum dikerjakan masih menunggu proses pembebasan lahan.
Khusus di Adiankoting tepatnya di Desa Pagaran Lambung ,ke 20 unit rumah akan di dirikan dalam satu hamparan, jadi masih menunggu proses pembebasan lahan, sebut sumber memastikan.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara Binhot Aritonang didampingi Sekretaris BPBD Wili Simanjuntak membenarkan pembangunan fisik rumah bantuan KDM belum di jamah.
“Benar belum dibangun ,masih menunggu petunjuk teknis dari tim untuk keseragaman pelaksanaan dilapangan”, aku Binhot yang sehari hari menjabat asisten pada sekretariat daerah.
Mengingat sifatnya bantuan pihak ketiga tentu harus ditangani dengan penuh kehati-hatian, perlu keseragaman , imbuh Willi.
Kita tunggu tim dari pihak dinas terkait yang dipercayakan membuat petunjuk teknis , sebut Binhot menimpali di ruang kerja kepada wartawan ,Selasa(3/3/2026).
Dari penelusuran media ini, terkait bantuan KDM disebut akan lebih ideal pembangunannya dipercayakan kepada penerima bantuan itu sendiri dengan mempedomani petunjuk teknis dan pengawasan dari pihak BPBD atau tim teknis termasuk camat dan kepala desa terkait.
Asisten III Binhot Aritonang didampingi Sekretaris BPBD Taput Willi Simanjuntak memberikan keterangan ke media.(foto udut).

