Inhil. Kabarinvestigasi. Co. Id. Kepala Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, Mhd. Hafif, S.Kom., baru saja menyelesaikan rangkaian program nasional bergengsi, “Kades Masuk Kampus Berdampak Tahun 2026”. Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri ini diselenggarakan di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Keikutsertaan Mhd. Hafif dalam ajang ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah. Saat dikonfirmasi oleh awak media HR Wijaksono terkait capaian tersebut, Kepala Desa Bagan Jaya ini menyampaikan apresiasinya terhadap program “Kades Go to Kampus”. Ia menilai program tersebut sebagai wadah strategis dalam mempertemukan kepala desa dengan akademisi, praktisi, serta pemerintah pusat untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan desa, Rabu (9/7/2026).
Bagi Mhd. Hafif, partisipasi dalam program ini merupakan kesempatan berharga untuk menyerap inovasi yang dapat diterapkan agar tata kelola pemerintahan desa menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa pengembangan desa harus berpijak pada persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, kepala desa dituntut untuk aktif turun ke lapangan, melakukan musyawarah, serta menggali potensi lokal agar mampu diubah menjadi inovasi yang bernilai ekonomi.
Salah satu materi utama dalam kegiatan ini adalah implementasi Program Strategis Nasional di bidang ekonomi kerakyatan, di mana para kepala desa diarahkan untuk melakukan identifikasi dan validasi terhadap potensi unggulan desa. Mhd. Hafif menambahkan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk memastikan keberlanjutan pembangunan tersebut.
Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, perguruan tinggi, tenaga ahli, hingga pihak ketiga, diharapkan dapat lahir produk-produk unggulan desa yang memiliki daya saing serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Keikutsertaan Mhd. Hafif, S.Kom., sebagai perwakilan Kabupaten Indragiri Hilir di ajang nasional ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kepala desa lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas, membangun inovasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas demi terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

